22 September 2026
BREAKING
Kereta Cepat Lintas Jawa Uji Coba Jalur Baru • Fenomena Kopi Dingin Rempah Salju Viral di Blok M • Peluncuran Satelit Resolusi Tinggi Karya Anak Bangsa Berhasil Mengorbit • Jakarta Terpilih Jadi Pusat AI Terbesar di Asia Tenggara
Pelataran Fakta
PELATARAN.FAKTA Info Berita Terkini
Redaksi
Kembali ke Beranda
Viral 2 mnt baca

Video Udara 7 Provinsi Buruk, Kalteng & Kalsel Tembus Status Berbahaya

Video Udara 7 Provinsi Buruk, Kalteng & Kalsel Tembus Status Berbahaya
Dokumentasi Liputan Pelataran Fakta

Kronologi dan Fakta Terkini di LapanganJakarta, tvOnenews.com – Kementerian Lingkungan Hidup (LH) mengungkap sejumlah wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengalami penurunan kualitas udara.

Menariknya, kondisi kualitas udara di beberapa daerah bahkan berada pada kategori tidak sehat, sangat tidak sehat, hingga berbahaya.

Usut punya usut, dampak Warga dan Langkah Penanganan TerkaitDirektur Pelindungan dan Pengelolaan Mutu Udara Kementerian LH Edward N Pakpahan mengatakan, pengelompokan kualitas udara mengacu pada Peraturan Menteri KLH Nomor 14 Tahun 2021.

Berdasarkan aturan tersebut, kualitas udara dibagi dalam beberapa kategori, yakni baik, sedang, tidak sehat, sangat tidak sehat, dan berbahaya.

Di tengah sorotan tersebut, “Untuk Provinsi Kalimantan Tengah dan per hari ini Kalimantan Selatan, itu pada posisi status kualitas udara berbahaya,” kata Edward dalam konferensi pers perkembangan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di kantor Kemenko Polkam, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Berdasarkan penelusuran lebih jauh, konteks Isu dan Tindak Lanjut OtoritasEdward menjelaskan, sejumlah provinsi yang mengalami karhutla juga tercatat memiliki kualitas udara dengan kategori tidak sehat hingga berbahaya.

Tak hanya itu, wilayah tersebut meliputi Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.

Di satu sisi, kondisi kualitas udara di wilayah-wilayah tersebut bervariasi, mulai dari kategori tidak sehat, sangat tidak sehat, hingga berbahaya.

Artikel asli dipublikasikan oleh Detikcom: Baca Sumber Asli

Bagikan:
PF Logo

Redaksi Pelataran Fakta

Menjunjung jurnalisme berimbang dan verifikasi fakta independen untuk menghadirkan wawasan terpercaya bagi pembaca di seluruh Indonesia.

Tinggalkan Tanggapan & Opini Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Notifikasi